SURABAYA - 02/08/2026

Rincian manifest muatan KMP Mutiara Sentosa 2 yang terbakar di perairan utara Madura akhirnya resmi diungkap kepolisian. Kapal Ro-Ro rute Surabaya-Makassar itu ternyata mengangkut 232 orang dan ratusan armada kendaraan logistik antarpulau saat insiden terjadi.

Peristiwa kebakaran ini langsung menyita perhatian karena kapal tersebut merupakan salah satu moda utama penghubung Pulau Jawa dengan Kawasan Timur Indonesia.

DOMINASI MUATAN LOGISTIK ANTARPULAU

Berdasarkan data resmi kepolisian yang diterima infomasuk.com, muatan kapal didominasi kendaraan angkutan barang. Rinciannya:

- 15 unit sepeda motor

- 25 unit mobil kecil

- 6 unit truk sedang

- 103 unit truk besar

- 31 unit tronton

- 1 unit alat berat

Total ada 181 unit kendaraan berbagai jenis yang berada di geladak kapal. Besarnya jumlah truk besar dan tronton menunjukkan bahwa KMP Mutiara Sentosa 2 memang bertugas mengangkut logistik kebutuhan pokok, bahan bangunan, hingga hasil industri dari Surabaya menuju Makassar dan kota-kota lain di Sulawesi.

“Dari manifest yang kami terima, mayoritas adalah kendaraan niaga. Ini jalur logistik vital, jadi dampaknya cukup besar bagi distribusi barang,” ujar salah satu petugas kepolisian yang terlibat dalam pendataan.

Selain kendaraan, di atas kapal tercatat ada 232 orang yang terdiri dari penumpang, kru, dan sopir ekspedisi yang ikut menyeberang bersama kendaraannya.

PROSES EVAKUASI GOTONG ROYONG DI TENGAH LAUT 

Kebakaran terjadi di perairan utara Madura, jalur yang ramai dilintasi kapal niaga. Proses penyelamatan dilakukan secara cepat dengan prinsip gotong royong antar kapal.

Dua kapal yang pertama kali merapat dan membantu evakuasi adalah KAPAL TUNDA TB HASNUR 26 dan KAPAL BRITISH MENTOR yang kebetulan melintas di sekitar lokasi. Para ABK dan penumpang kemudian dipindahkan ke kapal-kapal tersebut untuk menghindari api yang terus membesar.

Tak lama berselang, tim dari Basarnas juga bergerak. KN SAR 249 Permadi diberangkatkan langsung dari Surabaya menuju titik kejadian untuk melakukan penyisiran, pendataan korban, dan memastikan tidak ada penumpang yang tertinggal.

Hingga berita ini diturunkan, proses evakuasi masih terus dipantau. Petugas gabungan fokus pada tiga hal : memastikan seluruh 232 orang di atas kapal berhasil dievakuasi, mengamankan barang-barang penting milik penumpang, dan melakukan pendinginan agar api tidak merembet ke bagian lain kapal.

DAMPAK KE ARUS LOGISTIK SURABAYA –MAKASAR

Terbakarnya KMP Mutiara Sentosa 2 diperkirakan akan mengganggu rantai pasok Surabaya – Makassar dalam beberapa hari ke depan.

Jalur ini merupakan salah satu rute tersibuk untuk pengiriman barang menggunakan truk besar dan tronton.

Para pemilik ekspedisi kini harus mencari alternatif kapal lain. Sementara itu, 103 truk besar dan 31 tronton yang menjadi muatan utama diperkirakan mengalami kerusakan karena berada di titik rawan kebakaran.

Asosiasi pengusaha truk antarpulau di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya mengaku sudah mendapat informasi dan tengah berkoordinasi dengan pihak pelayaran untuk memindahkan muatan ke kapal pengganti.

PENYELIDIKAN PENYEBAB KEBAKARAN MASIH BERJALAN

Pihak kepolisian bersama KSOP Tanjung Perak dan KNKT masih melakukan penyelidikan penyebab pasti kebakaran. Olah TKP awal akan dilakukan setelah kondisi kapal benar-benar aman dan api padam sepenuhnya.

“Fokus utama saat ini adalah keselamatan jiwa. Setelah itu baru kita masuk ke penyelidikan teknis dan penyebab kebakaran,” jelas sumber kepolisian.

Masyarakat diimbau untuk tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi dan menunggu rilis resmi dari pihak berwenang.

infomasuk.com akan terus memperbarui perkembangan evakuasi dan kondisi para penumpang KMP Mutiara Sentosa 2 tersebut, semoga semua penumpang dan awak selamat. INFOMASUK